Kejaksaan Negeri Soppeng
Alamat Jalan Samudra No. 18 Soppeng   Telp (0484) 21062

Tentang Kami

Kejaksaan Negeri Soppeng adalahsebuah lembaga pemerintah yang melaksanakan kekuasaan negara di bidangpenuntutan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang no. 16 tahun 2004tentang Kejaksaan RI, yang memiliki wilayah hukum di wilayah Kabupaten Soppeng.

Kejaksaan Negeri Soppeng secarastruktural terletak dibawah Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan KejaksaanAgung RI yang berada di Ibu Kota Negara, dengan luas wilayah mencapai 1.500 Km2, jumlah penduduk mencapai lebih dari 251.102 jiwa dan kantor Kejaksaan Negeri Soppeng terletakdi Jalan Samudra No.18, Kel. Lemba, Kec. Lalabata, Watan Soppeng, Kab. Soppeng,Propinsi Sulawesi Selatan, 90811.

Wilayahhukum  Kejaksaan Negeri Soppeng menaungi Polres Soppeng dan 8Polsek-polsek yang terdapat di wilayah hukum  Kab. Soppeng

DATA WILAYAH KABUPATEN SOPPENG

Batas Wilayah:

Utara: Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Wajo
Selatan: Kabupaten Bone
Barat: Kabupaten Barru
Timur: Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo

Letak Geografi:

Kabupaten Soppeng dengan luas wilayah 1.359,44 km2  terletak didepresiasi Sungai Walanae, yang terdiri dari daratan dan perbukitan. Daratan seluas + 700 km2 berada pada ketinggian rata-rata kurang lebih 60 M.

Perbukitan yang luasnya + 800 Km2 berada pada ketinggian rata-rata +200M diatas permukaan laut. Ibukota Kabupaten Soppeng yaitu Kota Watansoppeng berada pada ketinggian + 120 M di atas permukaan laut.

 

Jumlah Penduduk:

223.826 Jiwa.

Wilayah Administrasi:

 Kecamatan: 8 , Desa: 49, Kelurahan: 21

Keadaan tofografi Kab. Soppengbergunung-gunung dengan ketinggian antara 100-200 meter diatas permukaan laut, dengan suhu berkisar antara 240 - 340 celscius.

  Kab. Soppeng terletak pada depresiasi Sungai Walanae yangterdiri dari daratan dan perbukitan dengan luas daratan ± 700 km2., sedangkan luas daerahperbukitan Kab. Soppeng + 800 km2. Ibukota Kabupaten Soppeng adalah kota Watansoppeng yangberada pada ketinggian 120 m di atas permukaan laut.

  Kab. Soppeng tidak memiliki wilayah pantai. Wilayah perairanhanya sebagian dari Danau Tempe. Adapun Gunung-gunung yang ada di wilayah Kabupaten Soppeng menurutketinggiannya adalah sebagai berikut:

  • Gunung NeneConang (1.463 m)
  • GunungLaposo (1000 m)
  • Gunung Sewo (860 m)
  • GunungLapancu (850 m)
  • Gunung BuluDua (800 m)
  • GunungPaowengeng (760 m)

Kab. Soppeng dilalui beberapa sungai sebagai sumber yangberpotensi dimanfaatkan sebagai pengairan yaitu:

  • SungaiLangkemme,
  • SungaiSoppeng,
  • Sungai Lawo,
  • SungaiPaddangeng dan
  • SungaiLajaroko.

žLuas Wilayah:1.500 Km2.

  Wilayah Kabupaten Soppeng terbagai atas 8 kecamatan, 49desa, 21 kelurahan.

  Luas Wilayah dan Banyaknya Desa / Kelurahan menurut Kecamatan di Kab. Soppeng
  
  Kecamatan
  
  Luas
  (Km2)
  
  Persentase
  (%)
  
  Banyaknya  Desa / Kelurahan
  
  Desa
  
  Kelurahan
  
  Jumlah
  
  (1)
  
  (2)
  
  (3)
  
  (4)
  
  (5)
  
  (6)
  
  Marioriwawo
  
  300
  
  20,00
  
  11
  
  2
  
  13
  
  Lalabata
  
  278
  
  18,50
  
  3
  
  7
  
  10
  
  Liliriaja
  
  96
  
  6,40
  
  5
  
  3
  
  8
  
  Ganra
  
  57
  
  3,80
  
  4
  
  0
  
  4
  
  Citta
  
  40
  
  2,70
  
  4
  
  0
  
  4
  
  Lilirilau
  
  187
  
  12,50
  
  8
  
  4
  
  12
  
  Donri-Donri
  
  222
  
  14,80
  
  9
  
  0
  
  9
  
  Marioriawa
  
  320
  
  21,30
  
  5
  
  5
  
  10
  
  Jumlah
  
  1.500
  
  100,00
  
  49
  
  21
  
  70
  


žPeta Kab. Soppeng: 

žObjek Wisata: 

Rumah Adat Sao Mario  

Rumah Adat Sao Mario terletak di Kelurahan Manorang Salo Kecamatan Marioriawa,berjarak sekitar 30 Km dari Kota Watansoppeng. Di kompleks Rumah Adat Sao Marioini, terdapat berbagai jenis rumah adat yang bergaya aksitektur Bugis,Makassar, Mandar, Toraja, Minangkabau dan Batak. Rumah Adat Sao Mario berfungsisebagai museum dengan koleksi berbagai jenis barang antik yang bernilai tinggidari berbagai daerah di Indonesia dan Luar Negeri, seperti : kursi, meja,tempat tidur, senjata tajam dan berbagai jenis batu permata

PemandianAir Panas Lejja

  Pemandian Air Panas Lejja merupakan salahsatu objek wisataunggulan yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Pemandian iniberada dalam kawasan hutan lindung yang berbukit dengan panorama alam yangindah, sejuk dan nyaman di Desa BuluE Kecamatan Marioriawa sekitar 44 Kmsebelah Utara Kota Watansoppeng atau sekitar 14 Km dari Ibu Kota KecamatanMarioriawa. Air panas Lejja mempunyai suhu 600 Derajat Celcius dengankadar belerang 1,5% yang dapat menyembuhkan penyakit reumatik, rasa gatal dansebagai tempat terapi. Objek wisata ini, dilengkapi sarana dan prasarana yangmemadai seperti air bersih, listrik, areal parkir, jalan beraspal, guest house,kolam berendam, lapangan tenis, dan baruga wisata untuk pertemuan dengan dayatampung 300 orang.

PermandianAlam Ompo

  Permandian Alam Ompo merupakan salah satu objek wisataandalan yang banyak dikunjungi wisatawan domestik bahkan mancanegara.Permandian Alam Ompo ini terletak di Kelurahan Ompo Kecamatan Lalabata sekitar3 Km sebelah utara Kota Watansoppeng, dikenal dengan airnya yang sangat jernih,dingin dan menjadi sumber air bersih masyarakat kota yang dikelola langsungoleh Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng melalui Perusahaan Air Minum(PAM). Dalam kawasan objek wisata Ompo ini terdapat areal untuk perkemahandan balap motor (road race) dan juga terdapat sebuah danau buatan yang cukupluas sebagai areal bermain perahu dan memancing ikan air tawar.


MuseumSitus Calio

Museum Situs Calio terletak di Kampung Beeru KelurahanLilirilau ± 19 Km sebelah timur Kota Watansoppeng. Koleksi Museum Situs Calioterdiri dari fosil Vertebrata seperti Gajah Raksasa, Kura-Kura Darat danArtefak Manusia Purba berupa Alat Serpih dan Batu yang berumur jutaan tahunyang lalu. Keberadaan museum ini sangat bermanfaat untuk kepentingan penelitianakademik.

Makam Jera Lompoe

Makam Jera Lompoe  Kabupaten Soppeng, termasuk juga ibukota Watansoppeng, didunia Arkeologi atau ilmu kepurbakalaan sudah lama dikenal karena kayapeninggalan-peninggalan purbakala sejak masa Prasejarah hingga masaberkembangnya Islam. Hasil budaya tradisi Prasejarah terutama dalam bentuktradisi megalitik, seperti batu lumping, batu dakon, batu tegak (menhir) danlain-lain yang diantaranya sudah ada yang diberi hiasany. Benda-benda serupaitu masih banyak terdapat di kota Watansoppeng, termasuk juga di sekitar situs Jera Lompo’e. situsJera Lompo’e yang terdiri dari makam raja-raja soppeng itu dikelilingi pagarbatu dan terletak di atas bukit. Jirat berikut nisannya banyak menyerupaimegalit. Baik suasana maupun bentuk yang demikian, berarti tradisi megalitikdari masa prasejarah itu ternyata masih bersinambungan dengan budaya Islamtanpa menunjukan kejanggalan

PemandianAlam Citta

  Pemandian Alam Citta merupakan tujuan wisata bagi Anda,yang terletak di Desa Citta Kecamatan Citta. Tempat wisata ini memiliki jaraksekitar 35 km sebelah Timur dari kota Watansoppeng dan sekitar 15 km dariCangadi, Ibukota Kecamatan. Warga setempat mengelola tempat wisata ini menjaditempat wisata alternatif bagi para wisatawan lokal dan mancanegara. Pemandianitu terdapat berupa kolam dengan airnya yang bersih sehingga menarik banyakpara wisatawan untuk menikmati airnya tersebut. Untuk masuk kedalam pemandianitu, pengunjung harus membayar biaya tanda masuk

MuseumLatemmamala (Villa Yuliana)  

Bangunan yang merupakan perpaduan antara arsitektur Eropadan Bugis dan disebut-sebut memiliki 'kembaran' di Belanda ini mulai dibangunpada tahun 1905 atas prakarsa Gubernur Jenderal Pemerintahan Hindia Belanda diSulawesi dan baru selesai dibangun pada tahun 1907. Meskipunbangunan itu berusia seabad lebih namun belum pernah menjalani renovasi totalkecuali bagian atapnya yang pernah berganti asbes. Tapi sekarang telahdikembalikan ke awalnya dengan menggunakan atap sirap, begitu pula warna cattetap dipertahankan putih dipadu warna hijau tua. Villa Yuliana yang memilikiempat kamar masing-masing dua dilantai dasar dan dua dilantai atas dilengkapidua ruang utama. Seiring perkembangan zaman, villa itu kembali beralih fungsimenjadi museum Latemmamala, museum yang diresmikan oleh pejabat GubernurSulsel, Ahmad Tenribali Lamo pada puncak peringatan hari jadi Soppeng ke-747Minggu 23 maret 2008